Senin, 24 Januari 2011

NEW JUPITER MX 135 cc


JAKARTA (DP) — Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) mengumumkan harga Yamaha Jupiter MX 2011.

“Yamaha Jupiter MX 2011 versi non-kopling (auto clutch) dibanderol Rp 15,7 (OTR Jakarta). Sedangkan versi kopling (clutch) dihargai Rp 16,4 juta (OTR Jakarta),” urai Paulus S Firmanto, General Manager Promotion and Motorsport YMKI.

Dapur pacunya mengalami perubahan dengan basis Yamaha Vixion namun masih menggunakan karburator. Jupiter MX dibekali mesin dengan kapasitas 135 cc. Transmisi pada versi kopling menjadi 5-speed sebelumnya hanya 4-speed. Sedangkan versi non-kopling masih tetap menggunakan 4-speed.

Tenaga dan torsinya menjadi lebih besar dari pendahulunya. Yamaha juga membedakan besaran torsi dan tenaga antara MX kopling dan MX non-kopling tangan.

MX tetap mengusung teknologi DiAsil Cylinder yang berguna untuk menjaga kondisi mesin tetap stabil saat dikendarai dan daya tahan yang kuat dari gesekan (aus).

Sedangkan bodinya memiliki desain baru mulai dari lampu depan dan belakang. Fairing body dengan model baru yang lebih sportif. Sentuhan baru juga pada muffler. Pada versi kopling rem belakang sudah menggunakan cakram. [dp/Wyu]


Source: DapurPacu online

Sabtu, 22 Januari 2011

OMAHMLAKU

Itulah OmahMlaku, cyberbus supermewah pertama di Indonesia perwujudan mimpi owner PO Nusantara. Tarif sewanya tak murah, tapi peminatnya harus antre.

Bagi yang sudah tahu atau pernah lihat, apalagi sempat menumpanginya, keberadaan bus OmahMlaku memang mengundang decak kagum dan kepuasan. Maklum, cyberbus supermewah yang diset dengan investasi Rp 2 miliar ini memberikan kemanjaan dan kenyamanan luar biasa.

Di bagian dalam, fasilitasnya lengkap dan 'wah'. Di bagian luar, bus Volvo B12M ditopang mesin 12.000 cc dengan 420 horse power yang membuatnya sanggup melaju sambil ini menggandeng truk tronton.
"Keistimewaan mesin varian mid mounted satu-satunya di Indonesia ini adalah terjaminnya kenyamanan, ketangguhan, dan stabilitas tinggi khas bus elite Eropa," kata Andy Dramawan, IT Manager PO Nusantara.
Untuk mendukung kekuatan struktur bodi Royal Coach SE bikinan pabrik karoseri Adiputro Malang, bus OmahMlaku menggunakan sasis stainless steel B12M dengan suspensi udara yang bisa diatur tinggi rendahnya secara manual sesuai kondisi jalan.

"Pengerjaan bodi menghabiskan waktu dua tahun. Adiputro berusaha memaksimalkan bodi untuk mesin satu-satunya di Indonesia ini. Mereka juga punya lisensi pemasangan suspensi udara," jelas Andy.
Volvo B12M memang merupakan bus varian ternyaman karena posisi mesin di tengah untuk menjaga kestabilan. Kaki-kakinya kokoh, menjamin keamanan dan kenyamanan. Penyejuk udara super tipis yang berada di tengah menggunakan air purifier dengan kinerja maksimal.

Andy mengaku, PO Nusantara tidak mentargetkan kapan investasi bus OmahMlaku kembali. Yang pasti, katanya, "Bus ini cocok bagi instansi, perusahaan, dan keluarga yang ingin menikmati layanan khusus selama bepergian, mengadakan rapat, berwisata, atau merayakan ulang tahun."

Yang juga pasti, tingginya kemanjaan dan kenyamanan bus OmahMlaku membuat tarif sewa Rp 5 juta untuk sehari penuh berikut driver dan co-driver plus BBM tak jadi penghalang bagi para peminatnya.
Menurut Andy, hingga April-Mei, jadwal sewa bus OmahMlaku sudah padat. Di antara peminat yang sudah booking itu adalah sebuah bank swasta (untuk gathering dan meeting) serta salah satu bos pabrik rokok di Kudus.

Sayangnya, bus OmahMlaku tidak melayani sewa sampai ke luar Pulau Jawa. Hal itu, ungkap Andy, karena bodi bus sangat ceper sehingga bisa menyeruduk bagian tertentu saat penyeberangan dengan kapal feri.
Meksi begitu, PO Nusantara sendiri sudah siap meluncurkan OmahMlaku jilid kedua dengan konsep yang berbeda. "Sasis dari Swedia dan Scania Irizar front engine 9.000 cc datang pada Mei. Ada beberapa tambahan inovasi di OmahMlaku 2, antara lain tempat tidurnya di lantai bawah," ujar Andy.

Perihal kecanggihan bus OmahMlaku diakui Cahyo Setyabudi, Sekjen Bismania Community, komunitas pecinta bus. Cahyo mengatakan, bus OmahMlaku tyerbukti betul-betul nyaman. "Menikmati segala fasilitasnya terasa ma nyusss tenan," ucapnya.

Bus OmahMlaku memang spesial, terutama bagi mereka yang ingin menikmati perjalanan tanpa penat dan letih. Bahkan, tak mustahil, cyberbus supermewah macam OmahMlaku jadi trend setter dalam hal kenyamanan dan keselamatan perjalanan dengan menggunakan bus.

sumber : www.inilah.com

Asal Mula Istilah "Bus Cepat"

Asal Mula Istilah "Bus Cepat"   
 
Era pertengahan tahun 70an label PO hanya dua macam, polos tanpa "Ekspress", atau diembel embeli ekspress. Istilah ekspress tidak mengacu pada bumel (bus ngompreng) atau tidak tapi untuk menunjukkan bahwa bus tsb berjalan cepat.

Sebetulnya banyak bus malam yang cukup "pedhe" tanpa embel-embel ekspres di labelnya. Tapi bus bumel ada juga yang pakai label ekspress misalnya, Agung Ekspress, Belalang Ekspress dan lainnya.

Kenapa label ekspress kemudian lenyap? Berawal dari keprihatinan gubernur Jateng Soepardjo Roestam (alm) tentang beberapa kecelakaan bus malam yang merenggut korban jiwa cukup banyak. Saat itu walau tabrakan bus relatif jarang karena busnya sedikit, tapi sekalinya ada kejadian korban tewas bisa banyak, maklum masih satu jalan dua arah tanpa pemisah.

Menurut pak Pardjo salah satu hal yang memicu supir bus untuk ngebut adalah label "ekspress" pada busnya. Kalau bus ekspress supirnya santai penumpang protes dan "ngomporin" supir agar jalan lebih cepat. Kemudian pak Pardjo mengeluarkan instruksi bahwa semua bus yang lewat Jateng tidak boleh menggunakan label "ekspress". Ternyata aturan ini sangat manjur sehingga label "ekspress" lenyap sampai saat ini.

Beberapa PO yang terlanjur populer dengan label "ekspress" terpaksa mengubah jadi "cepat", misalnya JET (Jogja Express Transportation), BE (Bandung Express) jadi BC, tapi kemudian kembali lagi ke BE.

Perubahan label dari "ekspress" ke "cepat" ternyata "diterima" oleh pak Pardjo. Buktinya setelah beliau naik jadi Mendagri tidak ada larangan penggunaan label "cepat". Karena pengertian cepat disini bukan cepat karena ngebut tapi cepat karena tidak ngompreng dan berhenti di banyak terminal.
 
 
sumber : bus-indonesia.com